Jawa transport Paket Wisata Solo Kampoeng Batik Laweyan

Wedangan Rumah Nenek 3Showroom batik laweyanBerwisata di Kota Solo belumlah lengkap kalau belum berkunjung ke Kampoeng Batik Laweyan, suatu kawasan unik, artistik dan bersejarah yang merupakan cikal bakal berdirinya kota Solo (Surakarta/Sala). Di Laweyan Anda bisa menikmati Wisata Belanja , Wisata Industri , Wisata Edukasi , Wisata Cagar Budaya (Heritage), Wisata Sejarah dan Wisata Kuliner . Untuk Anda yang menyukai kegiatan wisata belanja  batik , ada pilihan +50 Gerai Batik Laweyan yang menjual aneka produk batik berkualitas dengan harga yang bersahabar. Suasana Laweyan Tempo Doeloe bisa anda nikmati disini, menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam negeri maupun mancanegara. Rumah-rumah kuno yang artistik dan bersejarah ini merupakan peninggalan masa lampau milik mbok mase dan mas nganten yang terus dilestarikan selaras dengan kebijaksanaan pemerintah pusat yang telah menetapkan Laweyan sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional.
kursus batikTak hanya berbelanja batik, para wisatawan dapat melihat secara langsung proses pembuatan batik tulis di berbagai industri batik tulis, batik cap dan printing. Bagi yang tertarik untuk mencoba praktek membuat batik, tersedia paket kursus batik singkat yang bisa ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam saja. Peserta kursus baik personal maupun kelompok belajar membuat pola, membatik dan mewarnai dengan teknik colet/tolet. Hasil karya membatik bisa langsung dibawa pulang sebagi kenang-kenangan yang unik  dari Kampoeng Batik Laweyan.
Selain kursus batik singkat kami  juga menyelenggarakan kursus batik intensif yang diperuntukkan bagi mereka yang mau mendalami teknik pembuatan batik tulis dan batik cap. Kursus jenis ini diselesaikan dalam beberapa hari atau beberapa minggu tergantung kebutuhan. Jumlah minimal peserta tidak dibatasi, peserta kursus bisa personal maupun kelompok. Untuk jenis penginapan, peserta dapat memilih menginap di hotel terdekat atau menginap di rumah penduduk (homestay).
kuliner laweyanBerwisata di Laweyan tak kan lengkap kalau belum menikmati Wisata Kuliner Laweyan seperti kue Ledre, kue Apem maupun aneka kue/masakan tradisional khas solo lainnya yang dengan mudah didapatkan di berbagai sudut Laweyan. Untuk rombongan wisman dan wisnu,  kami juga siap menyajikan aneka menu prasmanan masakan khas solo di rumah-rumah jawa kuno milik mbok mase laweyan.

Paket Wisata Edukasi 1 :
  • Berupa kegiatan keliling Kampoeng Batik Laweyan untuk mengunjungi beberapa obyek wisata seperti tempat industri batik, gerai batik, cagar budaya laweyan dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah).
  • Durasi kegiatan sekitar 1 sd 2 jam.
  • Info biaya dan reservasi, silakan menghubungi Admin
Paket Wisata Edukasi 2 :
  • Paket ini meliputi kegiatan Presentasi & Diskusi seputar Kampoeng Batik Laweyan ditinjau dari sudut sejarah, industri batik, cagar budaya dan pengembangan kepariwisataannya yang dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke berbagai obyek wisata seperti tempat proses pembuatan batik, gerai batik,  tempat cagar budaya dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah).
  • Durasi kegiatan sekitar 2 sd 3 jam.
  • Info biaya dan reservasi, silakan menghubungi Admin
Paket Kursus Membatik Singkat :
  • Peserta belajar membuat batik tulis dari proses nyorek (menggambar pola), nyanting dan mewarnai dengan teknik colet. Proses akhir yaitu fiksasi dan nglorot dilakukan oleh Tim Pengajar.
  • Hasil karya membatik dibawa pulang oleh peserta kursus. Media membatik adalah kain katun ukuran 30 x 30 cm.
  • Selain belajar membatik para peserta juga diajak melihat proses pembuatan di beberapa industri batik di Laweyan.
  • Waktu sekitar 2 sd 3 jam
  • Info biaya dan reservasi, silakan menghubungi Admin
Paket Kursus Batik Intensif:
  • Paket ini diperuntukkan bagi mereka yang ingin menguasai teknik membuat batik tulis dan batik cap baik tingkat pemula sampai tingkat mahir. Waktu pelatihan dari jam 8.30 sd 16.00 WIB.
  • Pelaksanaan kursus batik intensif berlangsung selama minimal 5 hari.. Peserta mendapatkan materi pelatihan baik teori dan praktek dari Tim Pengajar yang sudah berpengalaman. Pada akhir pelatihan tiap peserta mendapatkan Sertifikat Kursus Batik yang dikeluarakan oleh FPKBL.

Daya Tarik Kota Madiun dari segi kuliner , wisata dan sewa mobil nya

Ternyata gak cuma Jogja yang dijuluki Kota Pelajar, Madiun juga, lho. Daerah yang mengalami pemekaran pada tahun 2010 dan terbagi menjadi kota dan kabupaten ini menjadi magnet kuat bagi mereka yang ingin mengenyam pendidikan di region Jawa Timur.

Madiun juga terkenal sebagai pusat industri perkeretaapian dalam negeri. Sebagian besar gerbong KA yang kamu tumpangi dibuat di sini. Maka, gak heran bila Kota Madiun dijuluki Kota Gadis. Eit, bukan gadis manis yang suka kamu lirik, melainkan akronim dari Perdagangan, Pendidikan, Perindustrian.

Tapi, daya tarik kota penghasil brem ini gak cuma itu. Ada sejumlah pesona wisata yang bakal bikin kamu sulit move-on dari tempat ini. Yuk, kita coba jelajahi keelokannya satu per satu.

1. Madiun memang gak memiliki pantai. Tapi, kamu tetap bisa menikmati wisata air di Waduk Bening Widas yang tak kalah menarik

Meski daerah Madiun gak punya pantai, kamu yang suka wisata air jangan berkecil hati dulu. Soalnya, Madiun punya Waduk Bening Widas yang gak kalah menarik untuk dikunjungi, kok. Selain dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik dari aliran Sungai Brantas, waduk ini juga dijadikan sebagai salah satu objek wisata andalan Kabupaten Madiun dengan luas mencapa 860 KmĀ².

Waduk yang elok ini terletak di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun atau berjarak sekitar 40 Km dari Kota Madiun. Selain menikmati pemandangan permukaan waduk yang dikelilingi hutan, kamu juga bisa melakukan berbagai kegiatan seperti memancing, bermain banana boat, sampai keliling waduk naik perahu.

2. Jelajahilah lereng Gunung Wilis, di mana kamu bisa menikmati sejuknya air terjun Seweru yang punya banyak nama

Buat kamu yang suka blusukan ke lereng gunung, Air Terjun Seweru yang terletak di Dusun Seweru, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, ini tentu pantang kamu lewatkan. Air terjun ini dibalut dengan sejumlah nama, seperti Serondo, Kedung Malem, dan Slampir. Terlepas dari banyaknya nama, eksotisme air terjun ini sangat menarik untuk dijamahi.

Memang, perjalanan kemari tidaklah mudah. Setelah menempuh kurang lebih 25 Km dari pusat kota Madiun, kamu mesti melewati jalan berbatu yang menantang. Setelah itu, kamu masih harus melibas jalur yang tersisa dengan trekking sejauh 1 Km, Tapi, dijamin segala usahamu akan terbayar begitu kamu sampai di lokasi. Apalagi, perkebunan kopi yang mengelilingi air terjun ini menambah pesona yang dipunyainya.

3. Masih di Kecamatan Kare, ada juga air terjun Banyulawe yang sederhana tapi mempesona

Lereng gunung Wilis di kawasan Kecamatan Kare menyimpan sejumlah potensi wisata yang luar biasa. Selain air terjun Seweru, ada pula air terjun Banyulawe yang sederhana tapi mempesona. Air terjun ini tersembunyi di balik hutan di desa Kepel Kecamatan Kare. Memang tidak mudah menemukan air terjun ini, tapi kalau nyasar, kamu bisa memanfaat GPS alias Gunakan Penduduk Sekitar dengan bertanya.

4. Buat kamu yang gemar mendaki, jangan alpa untuk mencoba pendakian Gunung Wilis via Kare, tentunya dengan melakukan persiapan yang matang

Gunung Wilis adalah salah satu gunung di Jawa Timur yang menantang untuk didaki meski gak terlalu tinggi. Apalagi, gunung ini memiliki beberapa puncak dengan jalur pendakian dari beberapa kota. Salah satu jalur pendakian untuk menjelajah Gunung Wilis adalah lewat Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Untuk memulai pendakian, kamu bisa lapor dulu kepada petugas di pos Kempo yang terletak di perkebunan kopi Kandangan setelah melewati Desa Kare. Selanjutnya, kamu bisa meneruskan perjalanan dengan sepeda motor atau menumpang ojek sampai ke dusun Pulosari. Setelah itu, barulah kamu memulai trekking ke puncak.

5. Masih di kaki Gunung Wilis, wisata hutan yang mempesona juga bisa kamu temukan di Wana Wisata Grape

Wana Wisata Grape

Lima belas kilometer dari Kota Madiun, atau tepatnya di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, ada tempat wisata yang akan membawamu pada nuansa hutan asri yang berpadu dengan panorama persawahan dan perbukitan. Wana Wisata Grape namanya.

Kalau kamu butuh tempat untuk melarikan diri sejenak dari sumpeknya rutinitas, Wana Wisata Grape adalah tempat yang tepat buatmu. Banyak hal yang bisa kamu lakukan di sini, mulai dari bersepeda, hiking, main di sungai, sampai berkemah. Apalagi, berwisata di sini tergolong murah meriah.

6. Buatmu yang gemar dengan wisata sejarah, Madiun punya situs bersejarah Nglambangan yang menyimpan sisa-sisa kerajaan Majapahit

Situs Nglambangan

Kalau kamu tertarik dengan tempat-tempat berbau sejarah masa lampau, pastikan kamu mampir ke situs sejarah Nglambangan yang terletak di Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, atau sekitar 8 Km ke arah timur Kota Madiun. Di situs ini, kamu bisa menemukan sejumlah peninggalan sejarah dari kerajaan Majapahit.

Ada sejumlah bangunan dan artefak yang masih terjaga sampai sekarang, seperti Pura Lambangsari, Watu Dakon yang biasa digunakan untuk menyimpan pusaka, punden, lumbung, sumur kuno, serta Sendang Jambangan. Datang ke tempat ini, kamu akan diajak kembali mengarungi masa lalu dan membayangkan kejayaan kerajaan Nusantara di masa lampau.

7. Madiun pernah menjadi tempat tragedi berdarah akibat pemberontakan dari tokoh komunis. Kamu bisa mengenang kembali peristiwa itu lewat Monumen Kresek

Monumen Kresek Madiun

Monumen Kresek yang berdiri di areal seluas 2 hektare di Desa Kresek, Kecamatan Dungus, Kabupaten Madiun, ini adalah monumen peringatan dari tragedi berdarah Peristiwa Madiun tahun 1948. Inilah sejarah kelam pemberontakan komunis pada tahun-tahun awal kemerdekaan RI yang menewaskan sejumlah orang di desa Kresek. mulai dari anggota TNI, pamong desa, sampai warga biasa.

Di sini, kamu bisa menyaksikan adegan-adegan Peristiwa Madiun yang direkonstruksi lewat diorama dan relief-relief. Lokasinya cukup dekat, hanya berjarak sekitar 8 Km menuju arah timur dari Kota Madiun.

8. Untuk lebih membaur dengan atmosfer kotanya, kamu bisa menghabiskan sore di Alun-Alun Kota Madiun yang semarak

Madiun Square

Alun-alun kota Madiun telah ditata sedemikian apik demi tersedianya ruang publik yang nyaman bagi warganya. Setelah kamu puas menjelajah berbagai tempat di Kabupaten Madiun, kini saatnya kamu menikmati atmosfer Kota Madiun yang semarak. Habiskan soremu di sini sambil nongkrong, jajan, jogging, atau sekadar foto-foto.

Tempat ini juga menjadi salah satu tempat favorit muda-mudi Kota Gadis ini untuk menghabiskan waktu. Siapa tahu ada yang menarik hati kamu?

9. Biar lidahmu ikutan bertualang, jajal juga makanan khas kota Madiun seperti pecel Madiun dan sego jotos

Pecel Madiun

Kamu pasti gak asing lagi dengan nikmatnya pecel. Tiap daerah punya variasi pecelnya masing-masing. Makanya, kamu wajib menjajal pecel khas Madiun saat bertandang ke kota ini. Campuran sayuran hijau, daun kemangi, bunga kecubung, lauk berupa empal atau rempelo ati plus sambal kacang bakal bikin kamu ketagihan.

Selain pecel, kamu juga wajib mencoba sego jotos. Kuliner yang satu ini serupa dengan nasi kucing yang dijajakan di angkringan. Bahkan, jumlah porsinya pun sama. Makanan ini disebut sego jotos karena nasinya hanya sebesar kepalan tangan (jotos).

10. Sebelum meninggalkan kota ini, jangan lupa membeli oleh-oleh brem yang akan membuatmu susah move-on dari kota ini dan ingin kembali lagi

Brem khas Madiun

Kalau dilihat sepintas, brem ini hanya berupa lempengan berwarna putih yang kelihatan tidak menarik. Tapi setelah dicicipi, hmm, rasanya gak pengen berhenti kalau belum habis. Brem ini dibuat dari sari ketan yang difermentasikan, diambil sarinya kemudian diendapkan, dimasak dan dikeringkan hingga mengeras. Rasanya yang manis pas banget buat dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Meski sering dilirik sebelah mata, Kota Gadis ternyata menyimpan berbagai potensi yang menarik untuk dicoba dan dijelajahi. Tentu, belum semuanya tercantum di sini. Kalau kamu punya destinasi menarik lainnya di Madiun